takut
Feb 27, ‘08 5:17 AM
for everyone
Takut, berasal dari perasaan tidak aman.
Perasaan tidak aman, memicu ketidaknyamanan.
Sumber awalnya, adalah ketidakpercayaan.
Tidak percaya, karena merasa miskin.
Tak punya pegangan dan tempat berlindung.
Tak ada jaminan yang bisa membuat diri yakin.
Yakin bahwa bisa melewati apapun, dan bisa selamat sampai di tujuan.
Gimana caranya menghandel ketakutan?
Jawabannya cuma satu: percayalah.
Bagaimana bisa percaya dan yakin?
Nggak ada cara lain, kecuali ikhlas.
Oke, lalu gimana supaya bisa ikhlas?
Jangan pernah terikat sama apapun di dunia ini,
kecuali satu: Sang Maha Kuasa.
Bahwa Dia sudah mengatur semuanya.
Dia telah menentukan yang baik,
bagi hamba-Nya yang menginginkan kebaikan.
Ah ya, ternyata, memang semuanya kembali ke kita.
Mana yang mau kamu pilih?
Semoga kita semua termasuk kaum yang bertaqwa hanya kepada-Nya.
(Amin Ya Rabbal ’Alamin…)
Tuhan berkehendak atas kuasaNya sendiri, kemaren saya bingung sama ketakutan saya sendiri, kebetulan (ga pernah ada sesuatu yang ’kebetulan’ di dunia ini ya?).
Saya baca tulisan Hagi disini.
Makasih Hagi, buat sesuatu-yang-sebenernya-ga-maksud-ke-saya-secara-khusus
Alhamdulillah…
I Thank you GOD
I Thank you Hagi..
PS: saya minta ijin langsung sama Hagi buat co-pas tulisan ini ya