for me


December 11th, 2009

whether you

think you can

or

think you can’t

YOU’RE RIGHT

(henry ford)

last thing last


September 30th, 2009

you ignore me
reject me
you go
dissapear

you didn’t say-hi me
never how-are-you me

you play with heart-thing
you broke it, you glue it

you did what you want
threw me
pulled me

nevermind
but i’m done
and don’t want a re-play

mencari jingga


August 15th, 2009

Sore hari masih dengan jingga

Lalu tenggelam
Ada yang menunggu yang mau menunggu
Bergandengan menuju tempat terasing dari bambu.
Jingga yang makin memaksa menerobos kisi-kisi jendela sebelah kubikel..

Sejauh pandangan pada jingga

Dan jingga kian berganti
Dengan biru menuju gelap, transformasi kerlip lampu samar menjadi lebih terang

Putih-merah-kuning-oranye

Sesak,menyedak,meledak
Rindu mendesak dibawah langit gelap
Berharapa disapa
Berharap ditanya
Kenapa jingga melenyap?

pause and break


February 22nd, 2009

“Nobody’s perfect”

 Kata-kata yang mengingatkan kalau kita hanya seorang manusia.
Kritikan harusnya membuat kita lebih baik, bukan membuat kita menjadi sempurna.
Ketidaksetujuan orang lain atas apa-apa yang ada di diri kita. Bisa jadi membuat kita berubah bisa jadi malah membuat kita tidak percaya diri lagi.
Dan ternyata yang kemarin itu membuat saya melakukan hal terbesar dengan mundur.
Saya cuma terantuk dengan pembuktian, sendiri lagi..
memilah milah mana prosesi yang harus dijalani dan mana yang tidak usah. Huks.. Waktu itu saya memang masih kuat (dan seharusnya saya bisa lebih kuat kali ini).
Saya tidak sebiasa keliatannya
Saya tidak juga sekuat keliatannya
Saya juga tidak lagi siap kali ini.
Tapi saya tau semua itu yang harus saya jalani, kedepan.. maju selangkah demi selangkah.
Semoga hal dan sifat buruk saya bisa menjadi pengingat bahwa saya tidak bisa selalu sempurna.
Semoga dimengerti
Semoga bisa diterima sebagai satu kesatuan yang membuat saya utuh.
Amin..
I know then, nothing’s could be perfect too

 

Bandung, about pause and break

apa rasanya


June 17th, 2008

apa rasanya ketika merindu kepada yang tak tampak dimata, tapi seperti timbul tenggelam dalam hati.
“asa lebar ninggalkeun si eta, teuing lantaran geus bogoh, teuing lantaran emang jodoh nya?”**
dengan logat sunda nan kentalnya
biru - putih - jingga
dan benci sekali hijau
benci karena harus berhadapan dengan sesuatu bernama : rahasia masa lalu
kenapa masa lalu masih menjadi rahasia?
apa rahasia bisa expired sehingga akhirnya harus “dibuang”?
apa rasanya ingin bertemu dengan sangat mendesak sampai membuat rungsing sejenak
ini saya dengan sekelumit jalan yang begitu meribetkan
dengan puluhan pertanyaan yang enggan ditulis disini dan tercatat rapi di otak
tapi, apa rasanya menulis dan menulis
mengeluarkan semua kata-kata lewat tulisan
dan ternyata tidak terdeteksi
dan tidak pula dimengerti
mungkin, rasanya sama seperti ingin terjamah oleh langit

*tanya orang sunda dulu gih !

mereka


February 27th, 2008

Mereka yang berpikiran hebat membicarakan ide-ide

Mereka yang berpikiran sedang membicarakan peristiwa-peristiwa

Mereka yang berpikiran sempit membicarakan orang lain

- Eleanor Roosevelt (1884–1962)

dulu


February 22nd, 2008

dulu
kita berdua
dulu
kita mengecup satu bintang yang sama
dulu
kita

dulu
tapi itu dulu

jakarta, tentang dulu

*travelling without moving


February 20th, 2008

walking-copy.jpg

tidak perlu bergerak kesana kemari.
cukup dengan pikiran yang lalu lalang,
membentuk rana
yang tertangkap maya
berharap nyata.
tidak tidur
hanya memejamkan mata

 *taken from Jamiroquai’s album

Dearest A,


December 14th, 2007

Incomplete

unhappy

disappear

unlove

dislike

disaffection

unacceptable

carelessness

 

Without you, I have to give the strikethrough action in some words.
like I said before “You’re inspiring me that much!”

 

finally…


December 6th, 2007

olvac.jpg

 

 

 

 

                                    G O T C H A ! !

Talk is Cheap