Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/rectolva/public_html/wordpress/wp-includes/cache.php on line 36

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/rectolva/public_html/wordpress/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/rectolva/public_html/wordpress/wp-includes/theme.php on line 508
rectolva archive at rectolva.com

February


February 1st, 2010

mau bilang : Alhamdulillah

sama mau teriak : HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!

(uhuk uhuk..)

dalam gelap semua kilau perpendar


January 6th, 2010

kucoba menutup mata
diam melihat hitam
mendengar ketukan air jatuh tanpa birama
jatuh mengecup tanah menciptakan wewangian
romantis-misterius
yang kutahu diluar gerimis tadi
dan aku bukan menunggu tapi menikmati waktu
yang ternyata selalu bergerak cepat denganmu
karenanya sekarang aku memilih sendiri

 

tapi tetap saja kamu berlalu lalang tanpa jemu
disini
di gelapku

 

; dalam gelap semua kilau perpendar

Desember


December 22nd, 2009

“Tahun baru mau kemana?”
Dalam kemeriahan kembang api yang seringkali cuma saya lihat di televisi. Berharap saya bisa menikmati versi bisu suasana ini. Saya takut dengan kedahsyatan suara petasan, mercon dan terompet, saya merinding bahkan beberapa kali berjongkok dan menutup telinga saya rapat-rapat, tapi mata ini tetap terpukau dengan warna langit .
Saya terkagum dengan langit warna warni malam itu.
Mendadak seperti es campur dengan tumpukan es serut berwana yang siap diseruput.
Dengan lelaki beraroma tembakau dan sebotol air mineral ditangan kanannya.

Bandung, 2003

I.M


December 13th, 2009

two thumbs up for your ability to finish my unfinished sentences when I am out of words
I love it
I love you

for me


December 11th, 2009

whether you

think you can

or

think you can’t

YOU’RE RIGHT

(henry ford)

Childhood


November 26th, 2009

Have you seen my Childhood?
I’m searching for the world that I come from
‘Cause I’ve been looking around
In the lost and found of my heart…
No one understands me
They view it as such strange eccentricities…
‘Cause I keep kidding around
Like a child, but pardon me…

People say I’m not okay
‘Cause I love such elementary things…
It’s been my fate to compensate,
for the Childhood
I’ve never known…

Have you seen my Childhood?
I’m searching for that wonder in my youth
Like pirates in adventurous dreams,
Of conquest and kings on the throne…

Before you judge me, try hard to love me,
Look within your heart then ask,
Have you seen my Childhood?

People say I’m strange that way
‘Cause I love such elementary things,
It’s been my fate to compensate,
for the Childhood I’ve never known…

Have you seen my Childhood?
I’m searching for that wonder in my youth
Like fantastical stories to share
The dreams I would dare, watch me fly…

Before you judge me, try hard to love me.
The painful youth I’ve had

Have you seen my Childhood…

ah.. selalu sedih denger lagu ini.

(MJ)

setelah hari pahlawan


November 11th, 2009

Let’s talk about.. ummm.. random
khas gw-banget-gitu yah kalo ngobrol loncat-loncat.

* Pernah ga kamu punya Bos yang ajaib?
Contoh soal : Bos A, wanita, yang boleh dibilang punya posisi yang ok di situ, lulusan universitas bergengsi di luar negeri (pula) yang kalo ngeliat orang pake tatapan siapa-lo-ga-banget-ga-usah-macemmacem. Pake birkin bag Hermes n Black-silver-Manolo Blahnik-Pointed-Toe-Patent-Pump.
Tapi… yaaa! Kalo lagi marah kampungan gitu, kluar bahasa goblok, bego, tolol, buta atau apalah. Yang ga pernah ngasih kesempatan orang lain buat bilang pendapatnya, yang nyuruh sesuatu pake acara marah dan tereak-treak (halooooooo, apakah kamu satu klan sama tarzan?)
Pasti harga Hermes n Manolo Blahnik dia lebih mahal daripada manner-nya.
Eh ia, jangan tanya ya saya pernah dapet bos kaya gitu ato ngga.

* Ada juga pria A, yang tiba-tiba aja jadi aneh abis putus sama kamu. Ngilang, aneh, untouchable. TIba-tiba dateng dengan 1001 alasan buat balik lagi sama kamu. Dan alasan yang terkeren adalah “Maaf ya waktu abis putus saya nyoba buat ngejalanin sendirian. dan ternyata saya ga bisa jalanin sendirian, saya sadar kalo saya butuh kamu.”
after that -maybe- you said, heart isn’t a cajuput oil

* Teman kamu, eh beberapa teman kamu yang sudah menikah. Berselingkuh. Dengan alasan, istrinya sibuk, suaminya telalu galak n ga romantis, istrinya pengen punya anak sementara si suami ga suka anak-anak. Sampe yang terakhir ternyata si suami ga pernah puas sama ’servis’ si istri dirumah. Too many reasons yang belum sampe ke otak saya.
Ketidakpuasan atas sesuatu bukan alasan untuk selingkuh. There’s always a right moment to stop something, Coelho’s grandma said that to him, not to me of kros!

* Ada orang yang siap sedia diganggu 24 jam, cuma buat nerima telp ga penting kamu. Orang yang mau ngeladenin abnormal topic kamu, orang yang ngingetin untuk pake payung kalau panas. Orang yang ternyata tau mimpi kamu, terus kamu kagettapisokcool pas dia bilang itu, hahahaha!
Mengutip bahasa Dee, seorang yang biasa saja dengan segelas air ditangannya.
Si pria air putih, kata saya :)

Wuaaaa makin laper!

midnight-finger-food


November 9th, 2009

seperti lilin di kue ulang tahun
menunggu untuk ditiup lalu padam
demi menyambut riuh sorak sorai dan ucapan setelahnya
lalu lilin dibuang
tanpa disadari
bahwa ia pernah begitu gempita
berada di dalam syair lagu ulang tahun
tiup lilinnya
tiup lilinnya
sekarang juga
sekarang juga

“…satu lagi, jangan pernah berhenti nulis..”

Dear Latte


November 4th, 2009

Ini waktunya saya mengkonsumsimu. Mencuri sedikit waktu kantor tentunya ;)
Kamu tau, semalam saya tidak merasa ngantuk. Mendengar tik tuk tik tuk jam dinding abu-abu membuat saya semakin sulit untuk merapatkan mata ini.
Biasa, permasalahan manusia.
Membaurkan ekpektasi satu dan lainnya dan memposisikan saya menjadi ‘termometer’ untuk ini.
Sehingga akhirnya menemukan diri sendiri kebingungan, ketakutan, insomnia..
Lucunya, saya mulai berpikir untuk lari. Lari dari keharusan menjadi seperti yang seharusnya.
Seperti sekarang, dengan mu.
tanpa kontemplasi
tanpa konklusi

Cukup ekspektasi seperti secangkir Latte pengusir ngantuk.
Simpel dan terkesekusi

love, learn and move on


October 17th, 2009

Love
-
Learn
# Perjuangan sebenarnya dimulai ketika saya mempertahankan sesuatu.

# Bilang : TIDAK!

# Bersyukur buat semua yang saya punya, ketika saya keilangan sesuatu yang pernah saya punya bersyukur juga (baca : sukurin!)

# Jogging pas weekend, Mam udah mulai protes sama perut anak gadis nya :D

# Beli peta! minta ajarin orang gimana cara tau arah mata angin. Oia blajar kanan kiri tanpa harus nunjuk pake tangan.

# Hidup itu kaya roller coaster, kalo mau naek harus bayar dulu.

# “Jalanin aja..” udah ga berlaku lagi. Sekarang slogan saya : “Visi, misi dan eksekusi!” (udah kaya slogan KPK gini)

Move on
Maybe the happy ending is just moving on. Or maybe the happy ending is this, knowing after all the unreturned phone calls, broken-hearts, through the blunders and misread signals, through all the pain and embarrassment you never gave up hope. (HJNTIY)

or Maybe buy a new house
or Maybe move to Bandung
Amin..

Talk is Cheap