Childhood


November 26th, 2009

Have you seen my Childhood?
I’m searching for the world that I come from
‘Cause I’ve been looking around
In the lost and found of my heart…
No one understands me
They view it as such strange eccentricities…
‘Cause I keep kidding around
Like a child, but pardon me…

People say I’m not okay
‘Cause I love such elementary things…
It’s been my fate to compensate,
for the Childhood
I’ve never known…

Have you seen my Childhood?
I’m searching for that wonder in my youth
Like pirates in adventurous dreams,
Of conquest and kings on the throne…

Before you judge me, try hard to love me,
Look within your heart then ask,
Have you seen my Childhood?

People say I’m strange that way
‘Cause I love such elementary things,
It’s been my fate to compensate,
for the Childhood I’ve never known…

Have you seen my Childhood?
I’m searching for that wonder in my youth
Like fantastical stories to share
The dreams I would dare, watch me fly…

Before you judge me, try hard to love me.
The painful youth I’ve had

Have you seen my Childhood…

ah.. selalu sedih denger lagu ini.

(MJ)

setelah hari pahlawan


November 11th, 2009

Let’s talk about.. ummm.. random
khas gw-banget-gitu yah kalo ngobrol loncat-loncat.

* Pernah ga kamu punya Bos yang ajaib?
Contoh soal : Bos A, wanita, yang boleh dibilang punya posisi yang ok di situ, lulusan universitas bergengsi di luar negeri (pula) yang kalo ngeliat orang pake tatapan siapa-lo-ga-banget-ga-usah-macemmacem. Pake birkin bag Hermes n Black-silver-Manolo Blahnik-Pointed-Toe-Patent-Pump.
Tapi… yaaa! Kalo lagi marah kampungan gitu, kluar bahasa goblok, bego, tolol, buta atau apalah. Yang ga pernah ngasih kesempatan orang lain buat bilang pendapatnya, yang nyuruh sesuatu pake acara marah dan tereak-treak (halooooooo, apakah kamu satu klan sama tarzan?)
Pasti harga Hermes n Manolo Blahnik dia lebih mahal daripada manner-nya.
Eh ia, jangan tanya ya saya pernah dapet bos kaya gitu ato ngga.

* Ada juga pria A, yang tiba-tiba aja jadi aneh abis putus sama kamu. Ngilang, aneh, untouchable. TIba-tiba dateng dengan 1001 alasan buat balik lagi sama kamu. Dan alasan yang terkeren adalah “Maaf ya waktu abis putus saya nyoba buat ngejalanin sendirian. dan ternyata saya ga bisa jalanin sendirian, saya sadar kalo saya butuh kamu.”
after that -maybe- you said, heart isn’t a cajuput oil

* Teman kamu, eh beberapa teman kamu yang sudah menikah. Berselingkuh. Dengan alasan, istrinya sibuk, suaminya telalu galak n ga romantis, istrinya pengen punya anak sementara si suami ga suka anak-anak. Sampe yang terakhir ternyata si suami ga pernah puas sama ’servis’ si istri dirumah. Too many reasons yang belum sampe ke otak saya.
Ketidakpuasan atas sesuatu bukan alasan untuk selingkuh. There’s always a right moment to stop something, Coelho’s grandma said that to him, not to me of kros!

* Ada orang yang siap sedia diganggu 24 jam, cuma buat nerima telp ga penting kamu. Orang yang mau ngeladenin abnormal topic kamu, orang yang ngingetin untuk pake payung kalau panas. Orang yang ternyata tau mimpi kamu, terus kamu kagettapisokcool pas dia bilang itu, hahahaha!
Mengutip bahasa Dee, seorang yang biasa saja dengan segelas air ditangannya.
Si pria air putih, kata saya :)

Wuaaaa makin laper!

midnight-finger-food


November 9th, 2009

seperti lilin di kue ulang tahun
menunggu untuk ditiup lalu padam
demi menyambut riuh sorak sorai dan ucapan setelahnya
lalu lilin dibuang
tanpa disadari
bahwa ia pernah begitu gempita
berada di dalam syair lagu ulang tahun
tiup lilinnya
tiup lilinnya
sekarang juga
sekarang juga

“…satu lagi, jangan pernah berhenti nulis..”

Dear Latte


November 4th, 2009

Ini waktunya saya mengkonsumsimu. Mencuri sedikit waktu kantor tentunya ;)
Kamu tau, semalam saya tidak merasa ngantuk. Mendengar tik tuk tik tuk jam dinding abu-abu membuat saya semakin sulit untuk merapatkan mata ini.
Biasa, permasalahan manusia.
Membaurkan ekpektasi satu dan lainnya dan memposisikan saya menjadi ‘termometer’ untuk ini.
Sehingga akhirnya menemukan diri sendiri kebingungan, ketakutan, insomnia..
Lucunya, saya mulai berpikir untuk lari. Lari dari keharusan menjadi seperti yang seharusnya.
Seperti sekarang, dengan mu.
tanpa kontemplasi
tanpa konklusi

Cukup ekspektasi seperti secangkir Latte pengusir ngantuk.
Simpel dan terkesekusi

Talk is Cheap