Pelukan

“Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda, kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari,” kata Virginia Satir, terapis keluarga.*)
Pelukan, begitu dahsyatnya kah efek dari sesuatu bernama pelukan ini? Buat saya jawabannya adalah : Ya
Disaat semua kerudetan pop up di ubun-ubun, saat semua kunci-kunci mulai diserahkan ke saya dan mencari pintu yang tepat untuk masuk ke ruangan yang lain.
Ruangan yang mungkin saja ruangan kerudetan yang baru. Semoga saja ruangan yang tepat untuk saat ini (lalu saya sedang mengucap syukur sebanyak-banyaknya).
Mungkn saya butuh pelukan, butuh pelukan dari semesta raya untuk akhir-akhir ini. Setiap sore saya mencari pelukan itu, pelukan yang mungkin menyumput diantara jingga dan hujan yang seringkali datang sore hari belakangan.
Tapi pelukan itu belum saja datang.
Selebihnya saya memilih menikmati hujan dibalik jendela, dengan rintik yang teratur dengan nafas sesak
sesak…
sampai dada ini menyesak
bukan seperti serangan asma, tepatnya saya mencoba menahan untuk tidak lagi menangis di tempat yang sama.
Tapi gagal saya tahan
dan sekarang saya tau kalau air mata itu asin
Sampai detik ini saya berpikir mungkin pelukan yang akan membuat saya lebih tenang, pelukan yang mungkin menyumput diantara jingga dan hujan yang seringkali datang sore hari belakangan.
Tapi belum datang juga
Mungkin tertahan di lampu merah sudut ibukota yang semakin hiruk, semakin pikuk. Sama seperti kerudetan yang masih ini-ini saja, saya menyerah pada kerudetan ini, saya menyerah mencari mangsa untuk bisa meluapkan untuk membantu melupakan.
Yang mungkin datang berbarengan dengan pelukan
Dari 4, 8, dan 12 pelukan kata Virginia Satir diatas, saya hanya butuh satu pelukan
s a t u saja
saya rasa itu sudah cukup
tidak berlebihan bukan?
*) diambil dari sebuah Milis siang ini, sambil menikmati sisa rasa American Favorite
wishlist, feel it? |One Response to “Pelukan”
Leave a Reply
satu pelukan? cukup tuh va?
klo gw mah kurang