pause

Posted by rectolva on Jul 18 2008 | wishlist, hidup

berdiri di atas lantai porcelain.
lantai mahal yang begitu transparannya
mencetak pantulan yang serupa disana.

pause
tidak merasa luntur
tidah merasa hilang
tapi kosong saja

pause
kalau memang ini jalan nya
buat supaya lebih mengerti
kalau memang ini keputusannya
buat supaya bisa lebih berlapang dada menerima

play
let it be

2 comments for now

2 Responses to “pause”

  1. olva…posting2 oke2 loh…

    thks ya commentnya d blog v’ro

    21 Jul 2008 at 9:07 am

  2. fani

    ya va..
    let it be..
    there will be an answer..

    02 Sep 2008 at 8:31 pm

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply