when you’re not with him/her anymore…
May 6th, 2008
- Tidak perlu berjanji akan berteman baik, tadinya pun kalian bukan teman baik, tapi dua orang yang saling jatuh cinta.
Tidak perlu terlalu banyak bercerita ke orang-orang alasan kamu putus (versi kamu) karena nantinya cerita-cerita kamu akan balik lagi ke telinga kamu dengan versi yang berbeda (versi dia).
Jangan putus hubungan dengan teman-temannya
Kalau nanti ternyata kamu jatuh cinta dengan temannya itu silakan
(writer’s block)
Tidak perlu repot-repot bertanya tentang kehidupan pribadinya lagi, itu sama dengan mencari emas di mulut harimau.
Mengecek Friendster nya boleh, tapi mengecek terus-terusan itu dan melihat-lihat Friendster pacarnya barunya itu sama dengan menyakiti diri sendiri. Kecuali kalau kamu masih teteup penasaran.
Foto-foto dia dan pacar barunya tampak bahagia? Itu tandanya kamu juga harus mulai mencari kebahagiaan kamu sendiri.
Foto dan bingkainya, surat, imel, baju, sepatu, jam tangan pemberian dari dia jangan dikembalikan. Apalagi yang memang dipakai sehari-hari olehmu (lebar jouw).
Ganti bingkai foto tersebut dengan foto baru, kamu dan pacar barumu.
Intinya sih ya..cari pacar baru lagi!!
“My Mama always said you’ve got to put the past behind you
before you can move on”
(Tom Hanks - Forrest Gump)
–quote yang ga pernah basi untuk ditulis dua kali–