[pem]BENAR[an]
Ketika mereka bilang cinta tidak harus memiliki.
saya bilang cinta itu harus memiliki, bukannya cinta adalah sebuah proses untuk mendapatkan?
Ketika mereka bilang cinta adalah pengorbanan
Tapi kenapa ada yang mengungkit tagihan atas pengorbanan itu?
Ketika mereka bilang cinta itu buta.
saya kira cinta yang bilang mereka itu buta hehe..
Ketika mereka bilang cinta itu aku dan kau adalah satu (saja)
tapi ternyata bisa jadi ada dua dan maksimal empat*
Semua alasan adalah pembenaran, bukan?
* it’s from you Dee!
hidup | Comment (0)tahan
Ngerem keinginan untuk membeli tingperentil,macem sepatu, baju, buku dan DVD. Secara ya, susah juga untuk mulai menutup mata pura-pura ga ngeliat barang-barang macem begitu di Ambassador. Pas di lewat di rak-rak yang menyediakan barang-barang tersebut saya cuma tahan nafas, tahan nafsu dan tahan makan *wae* buat ga nyentuh dan terbius godaan barang-barang itu, huhuhu…
Sudah hampir akhir bulan lho.. 69% dari gaji saya udah masuk di tabungan kayanya untuk bulan ini, buat kuliah nanti, hmm.. buat apalagi ya? rahasia ah.. hehe!
Tapi sayangnya bulan ini saya pre-order 2 sepatu Old Navy yang sudah saya idam-idamkan dan harus dibayar bulan depan! heu.. Ga ngaruh juga ya nabungnya bulan ini, eh eh.. tapi sepatunya satu lagi dibeliin pacar ko “buat kado ultah kamu” katanya.
Masih lama atuh ya, ga aci ah kalo dibeliin sekarang sih!
Aneh, sisa bulan ini saya habiskan dengan banyak-banyak senyum sendiri.. hmmm. Tenang saya belum gila ko, cuma sisa euphoria yang susah banget dilupain.
Senyum kan ibadah! *ya iyalah masa ya iya dong*
![]()
kilometer
Saya mulai menulis ketika melihat KM 27, lalu masih tetap melihat jauh keluar jendela KM 28.. Km 29.
Seperti umur-umur manusia yang berjalan begitu saja, berjalan maju dan tidak bisa berbalik arah.
Yah… kita semua melaju di jalur bernama umur.
Rambu-rambu pengingat tentang tikungan, tentang batasan kecepatan, gambar musholla dan garis kuning di sisian jalan agar tidak terlalu menyisi.
Menangkap view di Cikampek yang selalu ramai saat akhir pekan menuju
Disamping saya ada siluet yang menjelaskan seraut wajah yang masih saja saya kagumi sampai hari ini. Saya hafal posisi tangan di stirnya, garukan sesekali di rambutnya dan kerung tanda heran dan spekta ajaib atas kelakuan-kelakuan saya. Kamu masih sama seperti itu..
Sudah KM 40 dan masih terjaga tapi kita terdiam lebih banyak.KM 77 yang selalu saya suka, sudah setengah perjalanan, tapi lebih dekat menuju tujuan.
Kita pulang
menuju setengah jalan kearah pulang..
it makes you say “oow..”
Banyak pertanyaan yang bikin kamu mendadak diem, ga tau mu bilang apa, ga tau mu jawab asal juga apa.
ini beberapa pertanyaan yang bikin mereka speechless :
* kapan kawin?
* udah berbuat apa selama hidup?
* udah balas budi apa ke orang tua?(iwenk)
* apa rencana masa depan kamu? (cicu)
* tentang masa depan! (amed)
tampak dua orang madesu
* when somebody ask me, “do you love olva”
because i said “nope, but my heart sey yes” (unknown)
* kalo ditanya ttg agama? kaya… “ko ga solat?” (fannie)
* kalo ada yang ngelamar (nifa)
* pernah selingkuh? (krisna)
* apa kamu orang baik?
* apa kamu berguna buat orang tua dan masyarakat? (eko)
* apa itu cinta? (saya)
feel it? | Comments (2)Selamat Hari Kartini!
Selamat merayakan dengan berdandan dan pakai kebaya buat kalian yah, pasti Ibu Kartini bangga melihat generasinya cantik-cantik hari ini.
Pertanyaan saya tentang quote : Habis Gelap Terbitlah Terang
Ibu,kenapa dari dulu Ibu tidak menyalakan lilin saja?
Kenapa harus menunggu ada yang terbit Bu?
::isti.cicu.krisna.abaw.iwenk, orang-orang yang menghibur saya hari ini lewat dunia maya, disaat saya bener-bener lagi males buat berinteraksi di kantor
(ga) penting | Comment (0)
satu bintang di langit kelam
by : Dewi Lestari (RSD)
angkasa tanpa pesan
merengkuh smakin dalam
berselimut debu waktu ku menanti cemas
kau datang dengan sederhana
satu bintang dilangit kelam
sinarmu rimba pesona
dan ku tahu tlah tersesat
**
kukejar kau takkan bertepi
menggapaimu takkan bersambut
sendiri membendung rasa ini
sementara kau membeku
khayalku terbuai jauh
pelita kecilmu mengalir pelan
dan aku terbenam
Redup kilau mu tak mengarah
jadilah diriku selatan
namun tak kau sadari
hingga kini dan nanti
back to **
lagu yang pernah bikin nangis dan bikin nangis (lagi) kemaren
OST | Comment (0)
lagu candu
Jika jatuh cinta itu buta
Berdua kita akan tersesat
Saling mencari di dalam gelap
Kedua mata kita gelap
Lalu hati kita gelap
Hati kita gelap
Lalu hati kita gelap
JIKA jatuh cinta itu biasa saja
(Efek Rumah Kaca - Jatuh Cinta Itu Biasa Saja)
Pliiis.. saya udah ga mau rewind lagu ini lagi, karena candu.. hehe!
(atau saya nya aja yang lagi sok romantis yah?)
saya tau ini aneh tapi saya…
1. ingin makan cheese cake nya Cizz plus Aqua (ga dingin yah).
2. ingin sekali ke dufan naik tornado dan teriak sepuaspuas nya
3. ingin naik motor ngebut dikala hujan deras
4. ingin nonton film life is beautiful lagi tanpa nangis
5. ingin sekali makan puding di toilet lantai 9 lagi bareng anggi
6. ingin membeli kantung doraemon
7. ingin mengobrol berdua di pinggir pantai sampe subuh jedur! -haha-
8. ingin tidur pake samak di kebun raya
9. ingin mengembalikan waktu ke TIGA tahun KEMARIN!
kejujuran
kejujuran adalah kejutan
dan manusia selalu suka akan kejutan
tidak peduli bagaimana pun hasil akhirnya
bisa suka bisa jadi malah tidak.
Lalu apa yang sudah kamu siapkan untuk kejutan dari kejujuran?
emosi kah?
balas dendam kah?
atau memilih untuk berbesar hati?
it’s all up to you daghling..
hidup | Comment (0)
membungkus kehangatan
Jika saja saya bisa membungkus kehangatan hari kemarin, membawa serta pulang kerumah untuk oleh-oleh.
Kehangatan yang terbungkus daun pisang hangat, seperti nasi timbel.
Ketika saya buka, hangatnya terasa ujung hidung saya, lalu menyebar kesetiap sudut ruangan ini.
Lalu Voila! seketika saja saya seperti ada di kehangatan kemarin..
Kurang satu lagi disini, KALIAN!
feel it? | Comment (0)