panggung

Posted by rectolva on Dec 12 2007 | hidup

Silakan saja menikmati panggungmu, jika kamu meminta bersebelahan dengan panggung ku, jangan cemburu.
karena tepuk tangan meriah sering kali muncul di panggung ini.
Suitswiw! aku lebih suka men-suitswiw sendiri apabila aksi panggung [yang buatku] terlihat memukau, klimaks, tendendsius, implisit, retorik, whatever! Even sometimes they act too much absurd..
Jangan, tolong jangan.
Jangan tatapan sinis itu lagi!
Kalau kamu tertarik, berikan saja tepuk tangan kecil, atau memuji dalam hati pun tak apa.

“Buatku kata-kata terdengar indah apabila keluar dari hati, walau sayup.”

Kolaborasi memang akan tampak meriah dan besar.
Apalagi dengan panggungmu yang dua kali lipat luas panggung ini.
Mari, panggungku selalu terbuka untuk siapa saja.
Para penikmat dunia
Para penjilat
Para backstabber
Para pengadu

Tapi maaf kalau nanti aku tidak bertepuk tangan sekecil apapun untuk aksi kalian
karena lagi, aku tidak terlalu suka akan basa basi.
Kalau memang nantinya aku bersikap begitu,
berarti aku memang tidak tertarik sama sekali.

1 comment for now

One Response to “panggung”

  1. Memang kehidupan ini banyak terdiri dari panggung-panggung dan mimbar, ada yang jenaka, miris dan tragis.. semua aktor berbagai muslihat pun banyak terlihat sepak terjangnya disana.. should one become either an actor or a spectator, be the kind-hearted one. :)

    Seneng udh bisa mampir kesini, salam kenal dan salam hangat dari afrika barat.

    14 Dec 2007 at 11:27 pm

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply