resolusi
Kenapa ya taun baru harus identik sama resolusi?
saya juga, selalu membuat catatan-catatan tentang resolusi biasanya di jurnal harian saya a.k.a diary part something.
resolusi bukan berarti cuma awal baru saja. Ada rencana-rencana, hal-hal yang harus saya lakukan, hal-hal yang harus dirubah, hal-hal yang harus dibuang.
malah biasanya resolusi berujung wishlist ^_^
pengen barang ini lah,
pengen barang itu lah
ya ya ya itu juga salah satu dari penyemangat kan?
Jadi inilah beberapa resolusi lanjutan dan tambahan resolusi baru saya :
* solat jangan di entar-entar, solat malem jangan lupa
* nabung lagi, klo bisa ikut program ‘nabung paksa’ alias autodebet
* handphone
tu kan belum-belum udah berbentuk barang
* kerjaan baru
klo ini setiap taun pasti minta yang sama, mumpung masih muda.
* good communication with Pap
i’ll try everyday!
* belajar bikin kue bolu (bolu gulung, bolu kukus, lapis legit)
ini sih selalu tergiur buat beli jadi, yang instan memang lebih menggiurkan.
* liburan ke pantai
* lebih terbuka klo ada masalah,
* [semoga yang ini ga bikin jadi misunderstanding]
Amin yaa Rabbal ‘alamin..
Menulis beberapa resolusi saja, memakan waktu 4 jam.
Saya mencoba berhati-hati dengan keinginan saja, tong gagabah ceunah ceuk kolot mah*..