menunggu


November 9th, 2007

 

seberapa cepat kita bisa berlari?
seberapa tinggi kita bisa melompat?
seberapa lama kita bisa menunggu?

kata beliau, menunggu adalah bagian dari pertemuan itu sendiri.
Jadi hari hari ini saya memilih untuk menunggu dengan perasaan senang,
menunggu sepupu bermain dengan keponakannya
setelah itu menunggu dia selesai mandi,
bersolek sebentar
lalu pergi bekerja
bekerja - makan siang - bekerja lagi
menunggu waktu pulang

wait
on the tik tok clocks

still wait

just wait

ketika sudah waktunya pulang, senang sekali!
sebentar lagi saya harus menunggu lagi
dengan seliweran ojek di
Jakarta yang aduhai

waiting with the dust

wait

dia tidak jadi datang?
terus menunggu,
ada dia-yang-lain yang akan datang

And again
Wait..

dia hampir datang,
dia sudah datang

you can’t hurry love
No!
you just have to wait


you have to waiting for someone [or something] that you want to ‘get’.

 

 

be patient.
try harder


3 Responses to “menunggu”

  1. moly on November 13, 2007 9:26 pm

    seberapa lama kita bisa diam?

    pernah mencoba untuk diam?
    sejenak saja… :)

  2. rectolva on November 14, 2007 11:26 am

    pernah mencoba diam sejenak sama orang lain mol?
    diam saja, menikmati detikan waktu, kosong

  3. justdwiez on November 21, 2007 2:21 pm

    aku lelah menunggu…

    nice poetry, nendang huahhahaha =p

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind