ditepi


November 9th, 2007

Ditepi, dan merasa sepi.

disini hujan r i n t i k r i n t i k

Ditepi, sebentar lagi hujan pergi

Siap berlari kedalam lagi.

Ditepi, sekarang sudah tidak gelap

karena berdiri di tempat yang terang

Kalau bergeser sedikit nanti abu-abu.

abu-abu lagi

kemana perginya si abu-abu dulu ya?

Masih di dalam kapsul itu?

atau sudah tenggelam dengan sedikit kontaminasi warna?

Ditepi, cuma rindu yang tau…


One Response to “ditepi”

  1. Hiro on November 12, 2007 5:40 pm

    Abu-abu ini masih di sini,
    masih berusaha untuk menjadi putih,
    tapi malah hitam yang merangsek,
    seperti katamu,

    “teutep hitam…”

    mungkin warna kulitku berubah sesuai hobiku,
    tapi hatiku?
    masihkah abu-abu?

    yang lain mungkin tidak tau,

    tapi kuberitahu kamu,

    warnanya masih sama seperti saat pertama merindu,
    sama seperti terakhir kali bercinta…

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind