hari ini dimulai dengan….


November 28th, 2007

Tinggalkan yang kemarin, biar berlalu terbawa detak detik waktu.
tak ada detik yang
 kembali
biar yang berlalu menjadi cara belajar yang lain untuk kita.

Ketika rasa bersalah yang mendominasi, beri kata maaf yang pertama untuk diri sendiri, lalu belajar memaafkan yang lain
Tidak ada maaf yang paling ingin dimaafkan, selain memaafkan diri sendiri.

Setelah hari kemarin selesai,
hari ini dimulai dengan :

me-minimalis benci,

membuat folder-folder kenangan supaya tidak berserakan

mengeluarkan kata-kata dengan lidah, bukan dengan jari

menyapa bumi dengan doa pagi, bukan dengan rasa malas

membuat rencana masa depan dengan optimis!

optimis dengan semangat

dengan berdoa

dengan ikhlas

melanjutkan kosong dengan,

angka satu

dua

tiga

dan seterusnya!


Karena hari ini akan menjadi kemarin yang akan berlalu lagi.

 
Jadi,
hari ini dimulai dengan :
……..
……..
……..

(fill the blank everyday!)

 

missing


November 19th, 2007

saya ingin pulang,

 

ke tempat hangat yang masih sama seperti 15 taun yang lalu

 

yang sudah hilang tertumpuk kardus 20 kg.

 

saya ingin pergi bersama mereka yang sudah terpencar-pencar

 

bersama, menjemput saya sepulang kantor hari ini

 

saya cuma ingin merasa a d a,

 

ditengah-tengah mereka yang sebenarnya masih ada.

a piece of


November 12th, 2007

a piece of remember
a piece of thought
a piece of nothing
a piece of something
a piece of words
a piece of memory
a piece of heart
a piece of you,

it means smile
it means tears
it means joy
it means sorrow
it means..

i miss you

50


November 12th, 2007

stairs.jpg

Tak terhingga, tak berhingga

tak tehitung, tak berhitung

Mam selalu ada,

selalu melihat dengan mata “Kamu yang terbaik Teh..”

Mam selalu menunjukan mana yang Mam anggap lebih baik,

tanpa menyinggung tanpa juga menggurui.

Mam selalu tau, ketika memasak bubur kacang ijo.

saya cuma suka kacang hijaunya,

aa cuma suka ketan hitamnya,

Opi suka campuran keduanya

dan Mam akan memasak secara terpisah.

Semua masakan Mam sehebat masakan hotel bintang 5!

Mam, tak pernah mengeluh, selalu tersenyum

selalu menjadi pendengar terbaik, wanita terhebat!


ah…Mam, bahkan kata-kata terhebat selalu saya dengar darimu.

“Mam.. Selamat Ulang Tahun..”

Semoga Allah SWT memberi yang terbaik buat Mam dunia dan akhirat.

Amin…

 

You’re “bigger” than you’re body Mam!


menunggu


November 9th, 2007

 

seberapa cepat kita bisa berlari?
seberapa tinggi kita bisa melompat?
seberapa lama kita bisa menunggu?

kata beliau, menunggu adalah bagian dari pertemuan itu sendiri.
Jadi hari hari ini saya memilih untuk menunggu dengan perasaan senang,
menunggu sepupu bermain dengan keponakannya
setelah itu menunggu dia selesai mandi,
bersolek sebentar
lalu pergi bekerja
bekerja - makan siang - bekerja lagi
menunggu waktu pulang

wait
on the tik tok clocks

still wait

just wait

Continue reading »

ditepi


November 9th, 2007

Ditepi, dan merasa sepi.

disini hujan r i n t i k r i n t i k

Ditepi, sebentar lagi hujan pergi

Siap berlari kedalam lagi.

Ditepi, sekarang sudah tidak gelap

karena berdiri di tempat yang terang

Kalau bergeser sedikit nanti abu-abu.

abu-abu lagi

kemana perginya si abu-abu dulu ya?

Masih di dalam kapsul itu?

atau sudah tenggelam dengan sedikit kontaminasi warna?

Ditepi, cuma rindu yang tau…

tanggal lalu


November 7th, 2007

Ciuman kecil depan pintu besi usang itu,
yang berdecit ketika terbuka, masih ingat?
Order - Chaos
Tampaknya mulai beraksi. Seru!

Jalan malam hari, menengok kebelakang sesekali
menghindari pria-pria dengan sarung itu.
Mencuri sedikit adrenalin, degup-degup seperti mencuri coklat dari swalayan.
Cuma kita yang tau, dan menciptakan pengulangan lagi tentunya.

Masih ingat teh manis dalam senja hari ini?
seperti senja, remang, tidak pasti, namun hangat*…

It’s been a year, hope it’s for a long year!

*Linguae - Seno Gumira Ajidarma

Talk is Cheap