Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/rectolva/public_html/wordpress/wp-includes/cache.php on line 36

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/rectolva/public_html/wordpress/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/rectolva/public_html/wordpress/wp-includes/theme.php on line 508
2007 September archive at rectolva.com

Morning Coffee


September 9th, 2007

Sudah lewat arteri darah, mungkin sudah menguap lantas hilang.
Menjadi maya karena hujan yang mulai merembes ke sela-sela jendela.
Kepalaku masih diantara bantal-bantal ini dengan kinerja otak yang mandeg.
Pandangan yang masih tanpa sekat.
Cappucino Cream sudah tak ada lagi buihnya,
sudah larut bersama butiran halus kafein,
sementara harum cinammon-nya masih menusuk hidung,
masih panas..

Terbaring bukan berarti seharusnya kaku,karena jelas-jelas belum mati
Hanya mungkin harus ada pesta di ruang otak ini, supaya hilang mandeg-nya
Cappucinno Cream tanpa buih, membuatku ingin beranjak..

Dear..Selamat pagi..!

kopi2.jpg


terimakasih


September 6th, 2007

DIA, lagi-lagi ngasih saya petunjuk lewat cerita seorang teman.
Cerita yang sebetulnya bukan cerita yang baik, bukan berarti bisa dibilang itu salah atau benar.
Setidaknya cukup membuat saya sadar untuk hal yang itu.
DIA tau, saya susah buat dibilangin, saya orang yang harus sadar sendiri.
Pernah di keadaan yang sama,
Perasaan yang sama,
Saya coba buat menghindar karena saya tau banyak yang bakal sakit karena pilihan itu.
Waktu itu saya jatuh, dan memang butuh waktu lama buat bangun, berdiri, tertatih-tatih sampai jalan lagi.

Tapi saya selalu yakin kalau selalu bisa bangun,
entah bangun sendiri, atau ada yang bantuin buat bangun.
Setelah bangun saya bisa jalan lagi, walaupun saya jalan sendiri nanti-nya.
Saya harus ngasih penghargaan buat orang-orang yang pernah bantuin saya buat bangun,
bergerak dan berjalan di rel kehidupan saya lagi.

DIA memberikan pesan untuk saya lewat kalian..
Saya lupa pernah mengucapkan terimakasih atau belum..
Tapi sekali lagi
Terimakasih..

Bun, maacih..
Saya belum bilang, kalau saya selalu kagum sama kamu..

Talk is Cheap