gulagula
Setiap jarum itu hujam, yang tanpa henti.
Lalu sekarang kamu ingin ikut, menari dengan hati-hati.
Tapi tetap menusuk dalam hentak-hentak, memintaku untuk terus terhenyak dalam satu dua dan tiga birama nya.
Itu aku, dengan segala kata dan sikap yang jelas-jelas salah, dan itu memang salah.
Bukan untuk dirutuki bukan?
Hanya saja sayap-sayap itu sudah timpang kesalah satu sisi saja,
aku sudah siap untuk menukik tanpa kendali mu lagi.
Walau sisa gula-gula kemarin masih terasa manis di lidah ku dan caramelnya masih terselip di sela-sela gigi bungsu-ku yang masih setengah tumbuh, dan masih ada harapan-harapan disana..
Tapi jika tetap ingin pergi silakan,
Kalau kembali, kembalilah dengan segala ketidaksempurnaan yang mengaggumkan..
Watta kewl Blog, aura seninya kelihatan.
Tapi.., apa hubungannya sama Outsourcing Va?
Warm Regards,
New Delhi
26 Sep 2007 at 6:12 pm
Lagi mengenang masa lalu neh?
27 Sep 2007 at 11:17 am